Denpasar- Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali berlangsung lancar di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali Selasa, 21 Juli 2026. Rakerprov tersebut dibuka Gubernur Bali Wayan Koster.
Dalam sambutannya Gubernur Koster mengatakan tugas insan olahraga di Pulau Dewata untuk menjaga prestasi Bali di kancah Nasional. Pada PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, Bali berada di rangking tujuh Nasional.
Pada PON 2028, prestasi itu wajib ditingkatkan minimal naik ke posisi enam besar, dan akan membanggakan lagi bila mampu meraih peringkat lima besar mengulang sukses PON 2021 di Papua lalu.Menurut Gubernur untuk mencapai hal itu, pemetaan potensi masing-masing atlet di setiap cabang olahraga harus dilakukan secara jeli dan matang.
“Pak Ketua KONI Bali ini Wagub, jadi paling tidak peringkat tujuh itu harus dipertahankan, kalau bisa maju ke enam, lebih bagus lagi ya meraih posisi lima itu lagi. Jadi harus dipetakan dengan sangat jeli,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Umum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan dalam Rakerprov ini berbagai program akan lebih dimatangkan lagi terutama menyangkut kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Buleleng, yang dibarengi juga dengan persiapan Babak Kualifikasi PON. Ditanya soal anggaran untuk mendukung kegiatan dan program KONI Bali, Giri Prasta mengatakan tengah merancang kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk segera diusulkan kepada Pemprov Bali.
“Sudah punya prinsip KONI Propinsi Bali dan Kabupaten/Kota ini sudah siap melangkah bersama membangun olahraga di Pulau Bali. Dengan Raker ini kami akan membuat sebuah tatanan agar tidak ada lagi persoalan saat Porprov. Lalu dengan hasil Porprov ini kita punya gambaran kesiapan Bali mengikuti PON 2028,” ujarnya.
Ketum KONI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali itu menambahkan terkait pembangunan sarana prasarana, Giri Prasta akan terus mendorong terciptanya sport center di Kawasan GOR Ngurah Rai Bali. Revitalisasi GOR Ngurah Rai akan dilakukan secara bertahap dengan berbagai opsi penganggaran yang bersumber dari APBD Provinis Bali ataupun melibatkan pihak swasta.
Dikutip dari RRI.CO.ID
Koni Bali Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali